Senin, 22 Januari 2024

MANFAATKAN KEUNGGULAN ORANG LAIN UNTUK MEMBAKAR KEKURANGAN DIRI

 

Mohammad Kholid, S.Pd.I.,M.Pd.I
Kepala Madrasah MTsN 9 Indramayu

Didedikasikan untuk pribadi unggul yang terinspirasi dari kutipan Ka.Kanwil Kementerian Agama Propinsi Jawa Barat Bpk. Drs. H. Ajam Mustajam, M.Si. “Orang lain tekun dengan segala kekurangan diri dan mencari solusinya, sementara kita santai dengan kelebihannya”.

Ya, keunggulan orang lain sangatlah memukau. Tak sedikit orang yang kemudian mengagumi dan membicarakan keunggulan orang lain dengan antusias ke banyak orang sekitarnya. Namun demikian, tak banyak pula orang yang secara sadar untuk kemudian mengedukasi dirinya agar menjadi pribadi yang ia kagumi apalagi memacu dirinya melebihi dari orang yang dikagumi.

Secara tegas setiap pribadi meyakini bahwa tantangan hidup bersifat dinamis. Hal ini seiring sejalan dengan perkembangan zaman yang semakin menuntut seseorang untuk mampu mendapatkan kehidupan yang diinginkan. Seperti sebuah ilustrasi nyata seorang bayi yang baru lahir kemudian tumbuh menjadi balita, kanak-kanan, remaja dan menjadi orang dewasa. Pada setiap fase tersebut tentu berbeda perlakuan dan gaya dalam melewati kehidupan sehari-hari.

Sangat disayangkan bilamana yang menjadi kenyataan pada diri kita adalah hanya sebagai pengagum. Seyogianya, orang yang kagum terhadap suatu keunggulan orang lain itu mampu mengekspresikan dirinya agar kemudian memiliki keunggulan seperti sosok yang dikagumi. Kebanyakan kita seolah mendiskreditkan diri sendiri sebagai orang yang tak mampu berbuat suatu kebagusan dan keunggulan. Padahal pada hakikatnya sebagai makhluk Tuhan, kita diberikan kemampuan akal sehat untuk melakukan suatu hal yang orang lain mampu dan bahkan bisa jauh lebih mampu. Itulah suatu kekurangan kita yang nyata besar dan harus dibakar adanya agar menjadi pribadi yang unggul.

Timbulah pertanyaan bagaimana cara membakar kekurangan pribadi? Yakni dengan cara memberikan penghargaan pada diri kita sendiri sebagai orang yang mampu. Secara implisit tentu dengan cara memberanikan diri melakukan suatu perubahan pada diri kita sendiri. Berani berinovasi pada diri sendiri sekecil apapun itu. Hal kecil yang kita lakukan dengan penuh keyakinan dan konsistensi yang tinggi akan melahirkan sebuah perubahan besar penuh makna yang tidak hanya kita sebagai penikmatnya namun juga akan dirasakan manfaatnya oleh banyak orang. Sehingga kemudian kita pun akan menjadi pribadi yang dikagumi dan menginspirasi banyak orang dalam kebaikan.