![]() |
| Mohammad Kholid, S.Pd.I.,M.Pd.I Kepala Madrasah MTsN 9 Indramayu |
Didedikasikan untuk pribadi unggul yang terinspirasi dari
kutipan Ka.Kanwil Kementerian Agama Propinsi Jawa Barat Bpk. Drs. H. Ajam
Mustajam, M.Si. “Orang lain tekun dengan segala kekurangan diri dan mencari
solusinya, sementara kita santai dengan kelebihannya”.
Ya, keunggulan orang lain
sangatlah memukau. Tak sedikit orang yang kemudian mengagumi dan membicarakan
keunggulan orang lain dengan antusias ke banyak orang sekitarnya. Namun demikian,
tak banyak pula orang yang secara sadar untuk kemudian mengedukasi dirinya agar
menjadi pribadi yang ia kagumi apalagi memacu dirinya melebihi dari orang yang
dikagumi.
Secara tegas setiap pribadi
meyakini bahwa tantangan hidup bersifat dinamis. Hal ini seiring sejalan dengan
perkembangan zaman yang semakin menuntut seseorang untuk mampu mendapatkan kehidupan
yang diinginkan. Seperti sebuah ilustrasi nyata seorang bayi yang baru lahir kemudian
tumbuh menjadi balita, kanak-kanan, remaja dan menjadi orang dewasa. Pada setiap
fase tersebut tentu berbeda perlakuan dan gaya dalam melewati kehidupan
sehari-hari.
Sangat disayangkan bilamana yang
menjadi kenyataan pada diri kita adalah hanya sebagai pengagum. Seyogianya,
orang yang kagum terhadap suatu keunggulan orang lain itu mampu mengekspresikan
dirinya agar kemudian memiliki keunggulan seperti sosok yang dikagumi. Kebanyakan
kita seolah mendiskreditkan diri sendiri sebagai orang yang tak mampu berbuat
suatu kebagusan dan keunggulan. Padahal pada hakikatnya sebagai makhluk Tuhan,
kita diberikan kemampuan akal sehat untuk melakukan suatu hal yang orang lain
mampu dan bahkan bisa jauh lebih mampu. Itulah suatu kekurangan kita yang nyata
besar dan harus dibakar adanya agar menjadi pribadi yang unggul.
Timbulah pertanyaan bagaimana cara
membakar kekurangan pribadi? Yakni dengan cara memberikan penghargaan pada diri
kita sendiri sebagai orang yang mampu. Secara implisit tentu dengan cara memberanikan
diri melakukan suatu perubahan pada diri kita sendiri. Berani berinovasi pada
diri sendiri sekecil apapun itu. Hal kecil yang kita lakukan dengan penuh
keyakinan dan konsistensi yang tinggi akan melahirkan sebuah perubahan besar
penuh makna yang tidak hanya kita sebagai penikmatnya namun juga akan dirasakan
manfaatnya oleh banyak orang. Sehingga kemudian kita pun akan menjadi pribadi
yang dikagumi dan menginspirasi banyak orang dalam kebaikan.
