Upacara Hari Guru Nasional 2019 MTsN 9 Indramayu
Senin, 25 November 2019, seluruh Ibu Bapak Guru dan siswa-siswi MTsN 9 Indramayu telah berkumpul berbaris untuk melaksanakan kegiatan upacara pengibaran berndera dalam memperingati Hari Guru Nasional di Lapangan 1 Madrasah. Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh guru/sekolah yang tergabung dalam KKMI Bangodua Tukdana yakni ; MI PUI Sukaperna, MI Tarbiyah Islamiah Bangodua, MI Tarbiyatul Muta'alimin 1 Cangko, Tarbiyatul Muta'alimin 2 Cangko, MI Hubbul Wathon, dan MI Al-Kohariah.
Dalam kegiatan ini bertindak sebagai inspektur upacara yakni Bpk.H.Chardiman, S.Ag selaku PKM Sarana Prasarana, dan bertindak selaku komandan upacara yaitu sdr. Riyanto perwakilan dari MI Tarbiyatul Muta'alimin 2. Upacara berlangsung hidmat sesuai rencana dan harapan bersama. Bpk.H.Chardiman dalam pidatonya menyampaikan sekilas sejarah tentang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan juga menekankan agar kita selaku guru dapat kuat istiqomah dalam mengemban amanah sebagai seorang guru. Sebagai seorang guru, kita harus meningkatkan kemampuan serta pengetahuan sehingga kedepan dapat secara optimal mendidik akhlak siswa dan mentransfer pengetahuan kepada peserta didik. Selain itu, beliau pun membacakan naskah pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Berikut naskah pidato tersebut :
Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Shalom, Om Swastiastu,
Namo Buddhaya, Rahayu,
Selamat pagi dan salam
kebajikan bagi kita semua, Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati, Biasanya
tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf,
tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya,
dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia dari Sabang sampai
Merauke, Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia
sekaligus yang tersulit.
Anda ditugasi untuk
membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan
dengan pertolongan. Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di
kelas, tetapi waktu anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa
manfaat yang jelas. Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari
hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku
kepentingan. Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia
sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan. Anda
frustasi karena anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan
berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal. Anda
tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah
mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi. Anda ingin setiap
murid terinspirasi, tetapi anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi. Saya
tidak akan membuat janji-janji kosong kepada anda.
Perubahan adalah hal
yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan
berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia. Namun, perubahan tidak dapat
dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu
aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama. Besok, di mana pun
anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda. - Ajaklah kelas berdiskusi,
bukan hanya mendengar. - Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di
kelas - Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. - Temukan
suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri. - Tawarkan bantuan
kepada guru yang sedang mengalami kesulitan. Apa pun perubahan kecil itu, jika
setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini
pasti akan bergerak. Selamat Hari Guru,
Wassalammualaikum
warrahmatullahi wabarakatuh
Shalom, Om Santi Santi
Santi Om, Namo Buddhaya, Rahayu.
Jakarta, 25 November
2019
Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia
GURU PENGGERAK INDONESIA MAJU
SELAMAT HARI GURU
Youtube MTsN 9 Indramayu "Hari Guru"
By. HMA Jabalekat (30)
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar